Sebentar Saja

Mari kita duduk dan bicara sedikit tentang yang katanya mampu mengucapkan kata tak terucap.
Iya, dinding

Jika jarak dan waktu dituduh tersangka utama perpisahan lalu, apa kabar dengan dinding

Bukankah tembok Berlin dihancurkan untuk menyatukan apa yang telah lama berpisah lewat jarak dan waktu,?

Apa justru itu berlaku untuk dinding hatimu misalnya ?

Oh, aku hampir lupa di dinding hati telah tergantung harapan, kenangan, dan semua tentang apa yang akan dibangun meski mungkin saja dihancurkan

…………….syit. Maaf ini cuma gegara laper doang kok, beneran 😦

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s