Jodoh Pasti Bertemu (?) 21+

Ndak tahu kenapa saya harus cantumkan label 21+ di tiap konten yang dianggap sensitive. Entah kalimat yg agak bergeser dengan norma-norma ketimuran ( baca : ke Arab-araban melebihi orang Arab itu sendiri ) atau gambar yang bikin perih di mata. šŸ™‚
Saya cuma notice buat sebagian orang yg mungkin merasa terganggu dengan apa yg saya pikirkan, baru dipikirkan lho itu :p

Masih ingat dengan rumusan :

Lo bebas berbuat apa aja, tapi. Orang lain juga bebas menilai apapun.
Your welcome :p

Alkisah, sebuah pertanyaan muncul dari sebuah obrolan awkward harian lewat chat dengan pasangan saya.

” kalau jodoh di tangan Tuhan terus kenapa ada orang yg cerai ya ”

Pingin ta’ cium keningnya terus kelonin. Eh
Itu udah diatur sama Tuhan, manusia tinggal jalanin

 

Template jawaban diatas adalah contoh yang umum, iya umum. Dengan serta merta kegagalan adalah suatu produk Tuhan. Padahal kita semua paham, tempat segala kebaikan ada pada-Nya, dan letak kesalahan ada pada manusia. Terus kenapa masih bawa nama Tuhan? Klasik, khilaf.

Gini, manusia dikasih kehendak-bebas. Kita dikasih nyawa dan hidup menjadi manusia, mau ngapain dan bagaimana ya bebas. Tapi inget, ada tempat ya bernama neraka dan surga sebagai rumah tinggal. Diperhalus lagi? Bebas boleh tapi jangan keblinger.

Jodoh pasti bertemu?

Ketemu jodoh dimana emangnya ?

 

Ciao

Advertisements